Fita : Twitteran Via BB

Monday, 16 July 2012 | 0 komentar

FITA Indah Lestaru lebih banyak menggunakan BlackBerry Apollo miliknya untuk berkomunikasi dengan teman melalui jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook.

Penggunaan jejaring sosial dinilai lebih lengkap dibanding BlackBerry Messenger (BBM). "Kalau pakai Twitter dan Facebook, saya bisa mengirim gambar dan video kepada teman. Kalau pakai BBM, itu hanya untuk chatting saja. Tidak puas rasanya kalau tidak memakai Twitter dan Facebook," ujar perempuan kelahiran Makassar, 14 Oktober 1993 ini.

Saat ini untuk mengetahui info terbaru, Fita Indah Lestari sudah bisa dilakukan di beberapa media jejaring sosial Twiiter dan Facebook.

"Dengan Twitter kita lebih cepat mengupdate informasi melalui timeline makanya saya senang menggunakan fitur ini di BlackBerry Apollo saya," tutur wanita yang akrab disapa Fita ini.

Selain itu, menurut wanita yang hobi hangout ini spesifikasi prosessor BB Apollo sudah menggunakan OS 7.0 yang memiliki kualitas jaringan 3G untuk mendukung kecepatan berkomunikasi.

"Dengan kecepatan jaringan berkomunikasi melalui BB Apollo ini, saya akses Twitter tanpa batas waktu. Ini sangat membantu, apalagi jika dalam kondisi yang membosankan karena rutinitas perkuliahan," katanya.

Febriana : Kepincut Belanja Online

Friday, 13 July 2012 | 0 komentar

HAMPIR semua orang memaksimalkan penggunaan ponsel cerdas BlackBerry untuk kemudahan mengakses fitur jejaring sosial baik facebook, twitter, dan lainnya. Tidak terkecuali bagi Febriana Putri Keybaar yang memilih memakai BlackBerry 9700 atau Bold 2.

Selain itu, koneksi internet pada ponsel ini cukup baik dan lengkap yang bisa memperlancar aktivitasnya berseluncur di dunia maya. Pasalnya, BlackBerry yang satu ini telah mendukung jaringan 3G dan HSDPA berkecepatan hingga 3,6 Mbps.

"Asyiknya lahi juga ditambahkan Wi-Fi 802,11b/g yang bisa membuat kita terkoneksi dengan internet memanfaatkan hotspot," ujar Febriana yang berprofesi sebagai model ini.

Apalagi menurut wanita yang hobi berenang ini beragam fitur pada ponsel tersebut bisa melampiaskan keinginannya berbelanja tanpa harus berburu ke mal atau pusat perbelanjaan.

"Jika biasanya berbelanja hanya dilakukan ketika ke mal atau lokasi perbelanjaan lainnya, semua bisa dilakukan lewat fitur BlackBerry Messenger yang terhubung pada grup-grup belanja online," jelas wanita kelahiran Jakarta, 9 September 1986 ini.

Alasan lain menjatuhkan pilihan pada ponsel ini, kata Febriana, karena sudah dilengkapi kamera 3,2 megapixel dan autofocus sehingga dirinya dengan mudah mengabadikan beragam moment.

Rani : Favoritkan Aplikasi Instagram

Thursday, 12 July 2012 | 0 komentar

IPHONE 4 yang sudah dilengkapi fitur retina display Apple terbaru, memiliki tampilan resolusi yang cukup mumpuni untuk menghasilkan teks, gambar, dan video yang lebih detail dan tajam.

Alasan inilah yang membuat cewek pemilik nama lengkap Rani Handayani memilih smartphone Iphone 4 sebagai kebutuhan komunikasi dan gaya hidupnya. 'Selain untuk komunikasi, saya juga banyak menggunakan aplikasi instagram dan browsing, tutur perempuan yang akrab disapa Rani ini.

Rani mengatakan, iPhone 4 miliknya hadir dengan sistem operasi iOS 4 serta memiliki lebih dari 100 fitur baru yang menyediakan akses ke lebih dari 300 ribu aplikasi termasuk iMovie terbaru yang dihadirkan khusus untuk iPhone 4.

"Dari seluruh aplikasi iPhone, yang paling sering saya gunakan adalah instagram, karena saya hobi mengedit foto dan berfoto," ungkap cewek yang berprofesi model ini.

Anak dari pasangan Endang Somawit dan Yati Herawati ini juga mengakui spesifikasi smartphone iPhone 4 sudah dilengkapi dengan kamera 5 MP dengan flash LED, fitur perekam video high-definition, prosesor A4 Apple, dan giroskop 3-axis sehingga kian menunjang aktivitasnya.

"Saya juga sangat mengandalkan daya tahan baterainya yang lebih kuat sehingga waktu bicara bisa lebih lama hingga 40%. Mengingat banyak aktivitas pekerjaan yang juga diselesaikan lewat smartphone ini.

Lowongan CPNS Kemenkumham Sulsel 2012

Wednesday, 11 July 2012 | 0 komentar

Nih ada kabar gembira lho bagi anda yang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tahun ini, Kementerian Hukum dan HAM membuka lowongan CPNS. Pendaftaran akan dibuka pada 23 Juli hingga 27 Juli 2012 mendatang lho. So, masih ada waktu untuk melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.

Well, seleksi CPNS ini dibuka dua jalur. Ada formasi untuk formasi pusat dan formasi kantor wilayah (provinsi) kamu. Tunggu apalagi. Siapkan fisik dan mental anda. Hehehe. Berikut informasi resmi seleksi CPNS Kemenkumham. 







http://cpns.kemenkumham.go.id/cpns/

Perahu Sandeq Jadi Tamu Kehormatan di Perancis

Tuesday, 10 July 2012 | 0 komentar

PERAHU tradisional Mandar Sulbar, Sandeq, menjadi tamu kehormatan di ajang dunia, Brest Festival 2012 yang dipusatkan di Perancis. Sebanyak 12 awak kapal tradisional tersebut menjadi duta Indonesia sekaligus mewakili Asia di ajang empat tahunan tersebut.

Brest Festival adalah salah satu even maritim terbesar dunia dengan menghadirkan berbagai perahu layar dari berbagai belahan dunia. Tahun ini akan berlangsung di Perancis, tanggal 13 hingga 19 Juli 2012 mendatang.

Dirjen Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP3K-KKP), Sudirman Saad, menyampaikan apresiasi dan memberi selamat kepada para pelaut Sulbar.

Ia juga berharap, para duta merah putih, sukses mengharumkan nama bangsa sendiri.
"Kita harap di Prancis nanti, bisa mengharumkan nama Indonesia," ujar Sudirman saat menerima para pelaut Sulbar di Gedung Mina Bahari KKP, Jakarta, Selasa 10 Juli 2012.

Sudirman yang didampingi Direktur Pemberdayaan Pulau-pulau Kecil, Agus Dermawan juga berharap kekayaan budaya lokal itu dapat tetap terjaga dan dilestarikan.

"Supaya kejayaan budaya maritim kita ini bisa terus dikembangkan. Saya harap sudah ada publikasi, baik cetak maupun elektronik. Orang Mandar harus memanfaatkan kesempatan ini," urai Sudirman.

Usai berdialog, Dirjen KP3K dan tim Sandeq Sulbar sempat bertukar cinderamata. Koordinator tim Sandeq Sulbar, M Ridwan Alimuddin menyerahkan replika perahu Sandeq.

Dalam pertemuan ini, duta Indonesia didampingi Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB). Sekjen KKMSB, Salman Dianda Anwar, berterima kasih kepada Dirjen KP3 KKP yang telah menjamu 12 pelaut Mandar.

"Kita berharap KKP membantu kita, memediasi penumbuhkembangan budaya maritim lokal yang kita punya," sebut Salman. Perahu tradisional Sandeq yang telah terkenal hingga ke mancanegara, berpeluang menjadikan provinsi termuda Sulbar sebagai tuan rumah even Hari Nusantara.

"Kementerian siap mendukung pelestarian budaya kita, memasukkan Sandeq dalam acara Hari Nusantara. Bisa dipusatkan penyelenggaraannya di Sulbar. Ke depan, kita  bisa jadi salah satu daerah calon pelaksana acara itu," urai Salman bersemangat.

Ia juga menegaskan, kesuksesan Sandeq mewakili Indonesia dan Asia di Brest Festival France 2012, agar tidak membuat Sulbar berpuas diri.

Untuk itu, diperlukan sosialisasi lebih banyak kepada para generasi muda Sulbar. "Even Sandeq Race nanti dapat dimanfaatkan dengan menyelipkan beberapa acara terkait agenda tahunan tersebut. Seperti, bagaimana pembuatan perahu sampai cara menjalankannya. Ini penting bagi generasi kita," tandasnya. C
itizen Report : Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (BPP-KKMSB), Salman Dianda Anwar.

Ayo ke Sulawesi Selatan. Anda Tidak Menyesal!

| 0 komentar

PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menetapkan lima kabupaten dan kota sebagai penyelenggara Tahun Kunjungan Sulawesi Selatan (Visit South Sulawesi) 2012.

Kelima daerah tersebut adalah Kota Makassar, Kabupaten Maros, Bulukumba, Wajo, dan Kabupaten Tanatoraja. Sedikitnya 12 kegiatan bertaraf internasional akan digelar di lima daerah tersebut selama berlangsungnya Tahun Kunjungan Sulsel 2012.

"Kita akan menampilkan berbagai atraksi yang cukup menarik bagi wisatawan mancanegara dan domestik sesuai potensi dan ciri khas daerah setempat, baik dalam bentuk seni dan budaya, maupun objek wisata unggulan daerah itu, "ujar Syuaib seperti dikutip dari Antara.

Syuaib menuturkan pemprov menetapkan lima daerah itu karena dinilai memiliki potensi dan objek wisata cukup menarik. Walaupun, lanjutnya, daerah lainnya juga punya keunggulan yang tidak kalah menarik.

Selain 12 kegiatan bertaraf internasional, pemerintah kabupaten dan kota di 24 daerah juga akan menggelar kegiatan budaya khas mereka masing-masing. Dengan demikan, tutur Syuaib, hal ini diharapkan menjadi tontonan menarik bagi wisatawan.

Di Kota Makassar, tujuan yang menarik dikunjungi yakni situs bersejarah Benteng Fort Rotterdam Fort, Benteng Somba Opu, makam Syech Yusuf, makam Pangeran Diponegoro, makam Raja Tallo, Monumen Mandala, Pantai Losari dan Pelabuhan Paotere untuk melihat perahu layar tradisional Phinisi.

Untuk wisata bahari, akan menawarkan pulau seperti Khayangan, Lae-Lae, Samalona, ​​Kodingareng, Barang Lompo, Barang Caddi, dan daerah resort seperti Pantai Akkarena Beach, Tanjung Bayam dan Tanjung Bunga.

Adapun untuk tujuan wisata religius, yakni Masjid Katangka tua, Masjid Raya Al Markaz Al Islami Masjid dan Museum La Galigo. "Hotel kami akan menyediakan tamu dengan hingga 5.000 kamar, belum lagi hostel untuk wisatawan anggaran dan pusat konvensi nasional, serta peristiwa internasional," kata Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin.

Sementara di Toraja, tentunya akan menyajikan budaya khas setempat. Misalnya rumah adat Tongkonan yang berdiri di atas tumpukan kayu dan dihiasi dengan ukiran berwarna merah, hitam, dan kuning. Kata "tongkonan" berasal dari bahasa Toraja tongkon ("duduk").

Dalam masyarakat Toraja, upacara pemakaman merupakan ritual yang paling penting dan berbiaya mahal. Semakin kaya dan berkuasa seseorang, maka biaya upacara pemakamannya akan semakin mahal. Dalam agama aluk, hanya keluarga bangsawan yang berhak menggelar pesta pemakaman yang besar.

Pesta pemakaman seorang bangsawan biasanya dihadiri oleh ribuan orang dan berlangsung selama beberapa hari. Sebuah tempat prosesi pemakaman yang disebut rante biasanya disiapkan pada sebuah padang rumput yang luas, selain sebagai tempat pelayat yang hadir, juga sebagai tempat lumbung padi, dan berbagai perangkat pemakaman lainnya yang dibuat oleh keluarga yang ditinggalkan. Musik suling, nyanyian, lagu dan puisi, tangisan dan ratapan merupakan ekspresi duka cita yang dilakukan oleh suku Toraja tetapi semua itu tidak berlaku untuk pemakaman anak-anak, orang miskin, dan orang kelas rendah.

Upacara pemakaman ini kadang-kadang baru digelar setelah berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun sejak kematian yang bersangkutan, dengan tujuan agar keluarga yang ditinggalkan dapat mengumpulkan cukup uang untuk menutupi biaya pemakaman.Suku Toraja percaya bahwa kematian bukanlah sesuatu yang datang dengan tiba-tiba tetapi merupakan sebuah proses yang bertahap menuju Puya (dunia arwah, atau akhirat). Dalam masa penungguan itu, jenazah dibungkus dengan beberapa helai kain dan disimpan di bawah tongkonan. Arwah orang mati dipercaya tetap tinggal di desa sampai upacara pemakaman selesai, setelah itu arwah akan melakukan perjalanan ke Puya.

Bagian lain dari pemakaman adalah penyembelihan kerbau. Semakin berkuasa seseorang maka semakin banyak kerbau yang disembelih. Penyembelihan dilakukan dengan menggunakan golok. Bangkai kerbau, termasuk kepalanya, dijajarkan di padang, menunggu pemiliknya, yang sedang dalam "masa tertidur".

Suku Toraja percaya bahwa arwah membutuhkan kerbau untuk melakukan perjalanannya dan akan lebih cepat sampai di Puya jika ada banyak kerbau. Penyembelihan puluhan kerbau dan ratusan babi merupakan puncak upacara pemakaman yang diringi musik dan tarian para pemuda yang menangkap darah yang muncrat dengan bambu panjang. Sebagian daging tersebut diberikan kepada para tamu dan dicatat karena hal itu akan dianggap sebagai utang pada keluarga almarhum.

Ada tiga cara pemakaman: Peti mati dapat disimpan di dalam gua, atau di makam batu berukir, atau digantung di tebing. Orang kaya kadang-kadang dikubur di makam batu berukir. Makam tersebut biasanya mahal dan waktu pembuatannya sekitar beberapa bulan. Di beberapa daerah, gua batu digunakan untuk meyimpan jenazah seluruh anggota keluarga. Patung kayu yang disebut tau tau biasanya diletakkan di gua dan menghadap ke luar.

Peti mati bayi atau anak-anak digantung dengan tali di sisi tebing. Tali tersebut biasanya bertahan selama setahun sebelum membusuk dan membuat petinya terjatuh.

Suku Toraja melakukan tarian dalam beberapa acara, kebanyakan dalam upacara penguburan. Mereka menari untuk menunjukkan rasa duka cita, dan untuk menghormati sekaligus menyemangati arwah almarhum karena sang arwah akan menjalani perjalanan panjang menuju akhirat. Pertama-tama, sekelompok pria membentuk lingkaran dan menyanyikan lagu sepanjang malam untuk menghormati almarhum (ritual terseebut disebut Ma'badong).

Ritual tersebut dianggap sebagai komponen terpenting dalam upacara pemakaman. Pada hari kedua pemakaman, tarian prajurit Ma'randing ditampilkan untuk memuji keberanian almarhum semasa hidupnya. Beberapa orang pria melakukan tarian dengan pedang, prisai besar dari kulit kerbau, helm tanduk kerbau, dan berbagai ornamen lainnya. Tarian Ma'randing mengawali prosesi ketika jenazah dibawa dari lumbung padi menuju rante, tempat upacara pemakaman.

Selama upacara, para perempuan dewasa melakukan tarian Ma'katia sambil bernyanyi dan mengenakan kostum baju berbulu. Tarian Ma'akatia bertujuan untuk mengingatkan hadirin pada kemurahan hati dan kesetiaan almarhum. Setelah penyembelihan kerbau dan babi, sekelompok anak lelaki dan perempuan bertepuk tangan sambil melakukan tarian ceria yang disebut Ma'dondan.

Sementara di Maros sebagai salah satu lokasi pusat kegiatan Visit South Sulawesi 2012 akan mempromosikan wisata alam, sejarah, dan agro yang sedang dikembangkan. Menurut Bupati Maros Hatta Rahman, daerah yang dipimpinnya nya memiliki setidaknya 8 objek wisata alam dan kebanyakan dari mereka telah dikembangkan.

"Daya tarik wisata alam yang telah dikembangkan di kabupaten ini meliputi Bantimurung Air terjun, Gua Pattunuang Alam, air terjuan Bonto Somba, Lerang Pannige, Pantai Kuri, dan Cagar Alam Karaenta," kata Hatta Rahman.

Selain itu, Maros memiliki sejumlah situs wisata sejarah, seperti taman prasejarah Leang-Leang, Rammang-rammang, pemakaman Kassi Kebo, dan rumah tradisional Karaeng Loe Ripakere. (Diolah dari berbagai sumber)
 
© Copyright 2010-2011 I'Mpossible All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.