38 Parpol Resmi Ajukan Daftar Caleg

Friday, 19 September 2008


Sebanyak 38 partai politik (parpol) peserta Pemilu 2009 resmi mengajukan daftar bakal calon legislatif di KPU Sulsel.

Dari 38 partai tersebut, Partai Buruh merupakan pendaftar terakhir yang diterima KPU Sulsel. Di hari terakhir tersebut, jumlah total caleg yang masuk tercatat sebanyak 1.853 dengan perincian jumlah caleg laki-laki sebanyak 1.285 orang sedangkan perempuan sebanyak 568 orang.

Ketua KPU Sulsel Jayadi Nas mengatakan, penyerahan berkas caleg dari 38 parpol tersebut dapat menjadi langkah awal dalam melaksanakan Pemilu 2009 yang lebih berkualitas. ''Selama ini kami membina hubungan dengan parpol dengan baik sehingga semua parpol dapat menyerahkan berkas calegnya,'' ucapnya, malam tadi.

Dari segi kelengkapan berkas, kata Jayadi, pihaknya belum dapat menentukan persentase jumlah parpol yang dianggap belum lengkap. Sebab, dalam tiga hari ke depan terhitung hari ini, KPU Sulsel akan memeriksa berkas tersebut dan langsung disampaikan kepada setiap parpol.

''Memang masih belum lengkap. Kami akan memberikan waktu selama tiga hari setelah kami menyampaikan kekurangan berkas tersebut,'' jelasnya.

Selain tidak lengkap, KPU Sulsel juga menemukan jumlah caleg yang melebihi 120 persen atau 89 orang. Misalnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang mengajukan caleg sebanyak 90 orang.

Terkait jumlah balon legislatif, Ketua Pokja Pendaftaran Caleg Pemilu 2009 Ziaur Rahman Mustari mengatakan, jumlah tersebut dapat mengalami penurunan atau penambahan setelah dilakukan verifikasi.

Pada proses pendaftaran dihari terakhir berlangsung dengan aman dan lancar. Para pengurus parpol saling antrean untuk dilayani oleh petugas pendaftaran. Puncak antrean terjadi sekitar pukul 22.00 Wita hingga 23.45 Wita. Antrean ini terjadi karena dipagi hingga sore hari kemarin masih terlihat lengang.

17 Legislator Golkar Kembali Jadi Caleg

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulsel kembali mencalonkan 17 legilsatornya yang saat ini masih duduk di DPRD Provinsi.

Berdasarkan klasifikasi biodata singkat bakal calon anggota DPRD Provinsi Sulsel yang disusun oleh Amin Syam, Arfandy Idris, Moh Roem, dan Pangerang Rahim, ke-17 orang tersebut tersebar di tujuh daerah pemilihan (dapil).

Didapil I ditempati Yagkin Padajalangi, dapil II Hoist Bachtiar, Burhanuddin Baharuddin, Mapparessa Tutu, Chaidir Arif Krg Sijaya, sedangkan di dapil III tercatat Moh Roem, Arfandy Idris, dan Ince Langka.

Untuk dapil IV tercatat Pangerang Rahim, Ruslan, Nurdin Mangkana, dan M Fachry Gaus sedangkan Ajiep Padindang, Marzuki Wadeng, Arifuddin Saransi berada didapil V. Didapil VI ada A Rahman dan didapil VII masih dipercayakan kepada Abdul Madjid Tahir dan Isjaya Kaladen.

Selain itu, para caleg yang dimasukkan dalam bursa pencalegan juga ada yang berasal dari anggota DPRD Kab/Kota. Jumlah kader yang 'naik kelas' tersebut sebanyak sembilan orang. Diantaranya Zainuddin Sardjimin, Boerhanuddin Odja, Amin Sikki, dan Tenri Olle Yasin Limpo.

''Dalam hal kesinambungan fraksi, persentase dari anggota DPRD Kab/Kota tercatat sebanyak 10 persen, dari anggota DPRD Sulsel sebanyak 19 persen sedangkan non anggota DPRD sebanyak 63 orang dengan persentase 70,7 persen. Jadi, total caleg yang kami ajukan sebanyak 89 orang,'' jelas anggota Bapilu DPD Partai Golkar Sulsel, Yagkin Padjalangi usai menyerahkan berkas caleg di KPU Sulsel malam tadi.

Selain Yagkin, proses pendaftaran tersebut dihadiri Burhanuddin, Armin Toputiri, dan sejumlah pengurus lainnya.

Mengenai keterwakilan perempuan, partai berlambang pohon beringin ini konsisten pada aturan UU No 10/2007 dengan mengajukan caleg perempuan sebanyak 29 orang.

Dalam hal pendidikan, dari total 89 caleg yang diajukan, caleg yang mendapat gelar pendidikan perguruan tinggi tercatat sebanyak 74 orang sedangkan mengenai usia, caleg yang berusia 51 hingga 65 tahun sebanyak 48 orang, usia 31 hingga 50 tahun sekitar 40 orang, dan usia dibawah 30 tahun hanya dua orang.

Yagkin Padajalangi menyatakan, pihaknya merasa optimis untuk menambah persentase kemenangan yang diraih pada Pemilu 2004 lalu.Untuk itu, pada Pemilu 2009 ini, Partai Golkar menggunakan tag line 'Golkar Masih yang Terbaik'.

''Kami yakin akan meraih kemenangan 55 persen khusus di Sulsel. Persentase itu mengalami lonjakan pada pemilu lalu yang meraih 42 persen,'' katanya.

PRI Demo KPU

Sementara itu, sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Republiku Sulsel menggelar aksi unjuk rasa di KPU Sulsel, kemarin. Mereka menuntut kepada KPU Sulsel untuk bertanggungjawab atas hasil verifikasi faktual.

''Sesuai berita acara verifikasi faktual KPU Sulsel tanggal 16 Juni 2008 dinyatakan bahwa PRI dinyatakan lolos verifikasi faktual di Sulsel. Jadi, surat KPU No 2446/15/VII/2008 tanggal 28 Juli 2008 yang ditujukan kepada Ketua Umum DPP PRI yang menzalimi PRI Sulsel karena menyatakan tidak lolos verifikasi faktual adalah tidak benar,'' ucap Ketua DPW PRI Sulsel Andi Syamsuddin Iskandar.

Untuk itu, Andi Syamsuddin menegaskan, KPU Sulsel harus menindaklanjuti hal tersebut ke KPU Pusat. Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Sulsel Jayadi Nas mengakui bahwa PRI Sulsel dinyatakan lolos verifikasi faktual karena telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Kendati demikian, lanjut Jayadi, penentuan lolos atau tidaknya partai pada Pemilu 2009 berada di tangan KPU Pusat. ''Kami hanya melakukan verifikasi faktual sedangkan yang menentukan oleh pusat,'' tandasnya.

0 komentar:

 
© Copyright 2010-2011 I'Mpossible All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.