4.903 RTS Penerima BLT Digugurkan

Thursday, 20 November 2008


Badan Pusat Statistik Makassar menggugurkan sebanyak 4.903 rumah tangga miskin (RTS) penerima bantuan langsung tunai (BLT) tahun 2009 mendatang.


Berdasarkan hasil pemutakhiran data sosial ekonomi 2008, jumlah warga yang dikategorikan miskin tercatat sebanyak 65.257 RTS. Pada tahun ini, Makassar mendapat kuota sebanyak 70.160 RTS dalam pembayaran BLT sesuai dengan angka warga miskin ditahun 2005 lalu. Dengan demikian, jika dibandingkan jumlah penerima di tahun 2008 ini dengan tahun depan terjadi penurunan sebanyak 4.903 RTS.

”Data yang digunakan pada BLT tahun ini kan merujuk pada angka tahun 2005 sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat. Jadi, setelah kami melakukan pemutakhiran, maka jumlah tersebut yang menjadi rujukan Pemkot Makassar dalam mendapatkan alokasi dana BLT,” jelas Kepala BPS Makassar, Munir Nonci kepada SINDO,kemarin.

Dia menjelaskan, penurunan jumlah penerima bantuan subisidi bahan bakar minyak itu tetap mengacu pada petunjuk teknis syarat penerima yang terdiri dari 14 item.Selain itu,BPS Makassar juga tidak lagi memasukkan warga miskin yang sudah memiliki kendaraan roda dua. ”Variabel lain yang kami gunakan itu yakni tidak mendata warga miskin yang sudah memiliki motor. Karena, program danam BLT tak lain adalah bersumber dari kompensasi BBM.

Jadi, penurunan angka kemiskinan itu mayoritas karena sudah mapan atau sudah memiliki motor,” paparnya. Pada realisasi BLT bulan Oktober 2008,PT Pos Cabang Makassar membayarkan BLT tahap kedua sebanyak 63.087 RTS. Di sisi lain,Pemkot Makassar telah mengusulkan warga pengganti penerima sebanyak 5.362 RTS. Usulan tersebut sekaitan banyaknya warga yang mengadu karena masuk dalam kategori penerima dana tersebut.

Dalam proses pemutakhiran data itu,pihaknya melibatkan sekitar 336 petugas dengan rincian 300 orang pendata dan selebihnya adalah koordinator dan pengawas. Kendati demikian,petugas yang dilibatkan tersebut dinilai masih kurang. Untuk itu, pendataan di Makassar juga melibatkan bantuan dari BPS Sulsel. Dia menambahkan, data tersebut masih belum final. Sebab,pihaknya akan mengirim data ke itu ke pusat untuk diolah lebih lanjut.

Dalam artian, pusat nantinya akan melakukan skoring terhadap kondisi warga tersebut. ”Sudah tidak ada lagi penambahan dan yang kemungkinan terjadi hanya pengurangan angka penduduk miskin,” tandasnya. Rencananya, pihaknya akan melaporkan data tersebut ke Pemkot Makassar pada pekan ini.Munir mengatakan, jumlah warga miskin itu masih dalam tahap penyusunan per kecamatan.

”Jadi, data tersebut tidak hanya untuk kuota penerimaan BLT melainkan juga dijadikan data penerima beras miskin dan jaminan kesehatan daerah oleh Pemkot Makassar. Mudah-mudahan, pekan ini sudah kami laporkan,” pungkasnya.

0 komentar:

 
© Copyright 2010-2011 I'Mpossible All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.