65.036 Pemilih Tak Mencoblos

Sunday, 2 November 2008


umlah wajib pilih yang tak menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar di tiga kecamatan, tercatat 65.036 orang.

Jumlah tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) di Kecamatan Mariso,Tallo, dan Ujung Pandang. Data yang diperoleh di Kecamatan Mariso menyebutkan, akumulasi suara sah dari tujuh pasangan yang bertarung sebanyak 25.905, sedangkan suara tidak sah 328 dari total daftar pemilih tetap (DPT) 42.153 orang. Dengan begitu, wajib pilih yang tak mencoblos sebanyak 15.920 orang.

“Banyak pemilih yang memang tak menggunakan hak pilihnya. Salah satu faktor karena animo masyarakat yang memang agak sulit diajak mencoblos, khususnya para tukang becak. Kendati kami sudah mengajak ke tempat pemungutan suara (TPS), hasilnya dia tidak mau datang,” ucap Ketua PPK Jaya kepada SINDO,kemarin.

Pihaknya telah membagikan kartu pemilih kepada wajib pilih yang berdomisili di kecamatan setempat. Namun, pihaknya menahan sejumlah kartu karena pemilik kartu yang bersangkutan sedang keluar daerah.“Jumlahnya saya kurang tahu persis. Kartu pemilih itu tidak digunakan, sebab pemilik kartu tidak datang hingga pascapencoblosan,” jelasnya.

Jika membandingkan partisipasi pemilih pada Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel yang digelar akhir tahun lalu di Kecamatan Mariso, tingkat elektibilitas pada Pemilu Makassar mengalami kenaikan yang tidak terlalu signifikan.Pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel, jumlah yang tidak mencoblos 16.642 orang dari total wajib pilih 39.110.

Di Kecamatan Ujung Pandang, jumlah suara sah pada Pemilu Makassar sebanyak 12.917, sedangkan suara tidak sah 114 dari total DPT 21.973 orang. Dari kalkulasi tersebut, jumlah yang tak mencoblos 8.942 orang. Di Kecamatan Tallo, akumulasi suara sah 58.958, sedangkan tidak sah 869 dari total DPT 100.001 wajib pilih. Maka,warga setempat yang tidak mencoblos 40.174 orang.

Mengenai hasil rekapitulasi di kecamatan yang lain, hingga malam tadi masih melakukan proses penghitungan. Sesuai jadwal, batas penyerahan rekapitulasi tersebut berakhir pada hari ini dan pada Rabu (5/11),proses rekapitulasi akan dilakukan di tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) melansir tingkat partisipasi warga Makassar pada pemilu kali ini tercatat 60,63% atau lebih baik dibanding Pilgub 2007 lalu yang hanya 54,24%. Sementara itu,hingga hari ketiga kemarin, KPU Makassar telah mencatat suara sah 428.749 suara.

Jumlah suara hingga hari ketiga pascapencoblosan itu berdasarkan angka yang tertera pada formulir C2 KWK Besar dan lampiran formulir C1 KWK yang berasal dari sejumlah TPS yang tersebar di 14 kecamatan yang ada di Kota Makassar.

Dari jumlah sementara tersebut, pasangan Ilham Arif Sirajuddin-Supomo Guntur meraih 284.912 suara (66.45%), Idris Manggabarani- Adil Patu mengantongi 81.609 suara (19,03%), pasangan Halim Razak-Jafar Sodding meraup 28.246 suara (6,59%), kandidat Ridwansyah Putra Musagani-Irwan Paturusi meraih 9.488 suara (2,21%),Firmansyah Mappasawang- Kasma F Amin mendapat 10.881 suara (2,54%), pasangan Iriantosyah Kasim- Razak Djalle 10.223 (2,38%), sedangkan pasangan Ilham Alim Bachri-Herman Handoko hanya meraup 3.390 suara atau 0,79%.

0 komentar:

 
© Copyright 2010-2011 I'Mpossible All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.