DPT Pemilu Sulsel Bertambah

Sunday, 16 November 2008


Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Sulsel yang ditetapkan pada bulan lalu akan mengalami penambahan.

Alasannya, sejumlah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab/Kota di Provinsi Sulsel mengajukan jumlah tambahan karena adanya pemilih yang tidak terdata dalam DPT. Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pemutakhiran Data Pemilih KPU Sulsel,St Nusra Azis menandaskan, penambahan tersebut tidak menjadi masalah karena sudah tercantum dalam daftar pemilih sementara.

“Sebenarnya nama pemilih itu sudah ada dalam DPS.Cuma,pada saat rekapitulasi pemilih, ditemukan sejumlah nama yang tidak dimasukkan karena adanya beberapa kesalahan,” jelas mantan anggota KPU Selayar ini kepada SINDO, kemarin. Kesalahan yang dimaksud yakni,adanya nomor urut pemilih yang ganda dan ada pula pemilih yang tidak memiliki nomor pada susunan DPT yang tertera di TPS.

Sehingga, rekapitulasi yang dilakukan ditingkat Kab/Kota tidak mengakomodir sejumlah nama tersebut.“Kondisi tersebut yang menyebabkan banyak nama yang terlampaui sehingga tak terhitung,” katanya. Terkait hal tersebut, sejauh ini pihaknya telah menerima tiga Kab/Kota yang mengajukan pemilih tambahan yakni Kabupaten Soppeng, Takalar, dan Gowa. Untuk Kab Soppeng, pemilih tambahan sekitar seribuan orang, di Gowa dan Takalar tercatat sekitar tiga ratusan orang. “Kami akan mengecek ulang data tersebut secara manual,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyampaikan kepada 23 KPU Kab/Kota yang ada di Provinsi Sulsel untuk melakukan validasi data terhadap DCT agar kesalahan tersebut tidak terjadi kembali.

“Batas akhir validasi data itu hingga 17 November mendatang,” kata Nusra. Sebelum adanya penambahan pemilih,KPU Sulsel telah menetapkan jumlah DPT sebanyak tercatat 5.622.773 orang dengan jumlah TPS sebanyak 15.446. Adapun rincian tersebut yakni, pemilih perempuan 2.927.538 sedangkan pemilih laki-laki 2.695.235.

Dari total tersebut, Makassar paling tinggi jumlah pemilihnya, yakni 968.257, disusul Kabupaten Bone 484.876,Gowa 417.242, Bulukumba 297.555,serta Tana Toraja 292.053. Untuk daerah yang paling sedikit jumlah pemilihnya, yakni Kabupaten Selayar 86.258,Kota Parepare 86.483, serta Palopo 102.261 orang.

“Data tersebut kembali berubah karena adanya pemilih tambahan dari sejumlah Kab/kota,”tegasnya. Sekaitan dengan adanya tambahan tersebut, praktis jumlah TPS akan bertambah yang disertai dengan lonjakan anggaran. KPU Pusat memberikan kuota TPS kepada Sulsel sebanyak 15.940 unit.Kuota tersebut tertuang dalam surat edaran yang diterima KPU Sulsel yang disertai dengan instruksi jumlah pemilih per TPS sebanyak maksimal 300 orang.

“Kami sudah menyosialisasikan surat itu ke KPU Kab/Kota.Jika memang ini nantinya menjadi acuan dalam pelaksanaan pencoblosan, maka tentunya KPU di daerah membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengubah ulang semua data pemilih per TPS,” pungkasnya.

0 komentar:

 
© Copyright 2010-2011 I'Mpossible All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.