FCM Klaim Politisi Bersih

Sunday, 30 November 2008


Puluhan politisi muda yang tergabung dalam Forum Caleg Muda (FCM) Sulsel mengklaim sebagai politisi bersih yang akan bertarung pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2009 mendatang.

Salah satu caleg muda A Sulolipu mengatakan, para caleg yang tergabung dalam forum tersebut memiliki track record (jejak rekam) yang baik dan belum pernah terlibat dalam kasus-kasus korupsi.

”Nama-nama yang ada di FCM tidak ada dalam daftar Komisi Pemantau Legislatif (Kopel) Sulawesi sebagai caleg yang bermasalah. Jadi, kami semua masih bersih,” kata caleg PPD ini dalam acara deklarasi FCM Sulsel di Cafe Ide,kemarin.

Saat ini,jumlah caleg yang resmi tergabung di FCM Sulsel tercatat sekitar 36 orang yang berasal dari berbagai macam partai.Adapun namanama dari caleg muda itu di antaranya Andi Enre Cecep Lantara (Partai Demokrat), Mujiburrahman (PDK), Asrul Madjid (PPD),Muh Jufran (PDK), Rayu (PDK), dan Rafiuddin (PBB).

Usia para caleg muda itu mulai umur 21 hingga 40 tahun dengan menggunakan pendekatan fisik dan psikis. Salah satu deklarator FCM Sulsel, Mujiburrahman menyatakan, jumlah tersebut akan bertambah dan akan terus menggalang caleg muda dari Partai Golkar dan PDIP dengan misi mengembalikan pencitraan wakil rakyat di mata rakyat dengan adanya kasus korupsi yang melibatkan anggota dewan.

Mujiburrahman menambahkan, dasar pembentukan forum tersebut berangkat dari kondisi yang terjadi selama ini.Untuk itu,dibutuhkan sebuah perubahan untuk menjadikan keadaan lebih baik dan memerlukan energi dan pandangan baru untuk menyergarkan pemahaman dan penilaian negatif terhadap lembaga politik negara. ”Kami mengusung satu semangat. Semangat pemuda untuk membawa bangsa menjadi lebih bermartabat dan tidak memandang asal partai,” ucapnya.

Adapun perubahan yang dimaksud dengan membuat lima poin berupa komiten jika terpilih pada Pemilu 2009 mendatang.Kelima poin itu yakni tidak melakukan korupsi dan suap menyuap sebagai legislator, komitmen siap mengembalikan tunjangan legislatif yang tidak sesuai peruntukan.

Selain itu juga akan menyisihkan 20% pendapatan untuk kegiatan terkait isu-isu kepemudaan. Terutama untuk pembiayaan lembaga Pemuda Center yang akan dibentuk sebagai sarana dalam mengikat berbagai komitmen dan realisasi program yang telah disepakati.

”Poin selanjutnya adalah mempengaruhi regulasi kebijakan ketenagakerjaan pemerintah dalam rangka mengurangi angka pengangguran, dan mendudukkan 70% caleg muda keseluruhan jumlah kursi baik di pusat, Provinsi Sulsel,dan Kota Makassar,” kata Mujiburrahman.

Dalam upaya mengimplementasikan hal tersebut, FCM akan melakukan sejumlah program penguatan caleg muda melalui seminar dan workshop,menggelar diskusi center untuk membahas program- program atau kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,dan program simpatik seperti pembagian obat-obatan kepada masyarakat.

Padapuncakacaradeklarasi tersebut dilakukan pelepasan empat burung merpati sebagai lambang kebebasan untuk membuat sebuah perubahan di Sulsel.”Makna pelepasan itu kami siap bebas terbang membawa perubahan,” pungkas Mujiburrahman.

0 komentar:

 
© Copyright 2010-2011 I'Mpossible All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.